Iwan Purnomo Kembali Pimpin NPCI Bontang 2026-2031: Menuju Era Emas Olahraga Disabilitas

Aam Hamdany Salam

3/29/20263 min read

BONTANG – Langkah besar untuk memperkuat prestasi olahraga bagi penyandang disabilitas di Kota Bontang resmi dipancangkan. Pada hari Sabtu (18/04/2026), Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Bontang menjadi saksi dikukuhkannya kembali Iwan Purnomo, S.Pd sebagai Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang untuk masa bakti 2026-2031.

Pelantikan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Timur, Suharyanto, dan disaksikan oleh jajaran petinggi Pemerintah Kota Bontang serta ratusan pegiat olahraga disabilitas.

Keberlanjutan Kepemimpinan dan Sinergi Pemerintah

Terpilihnya kembali Iwan Purnomo dianggap sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan program pembinaan atlet paralimpiade di Kota Taman. Walikota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, yang hadir langsung memberikan dukungan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus NPCI yang selama ini telah mengharumkan nama daerah.

"Pemerintah Kota Bontang berkomitmen penuh memastikan tidak ada sekat bagi warga untuk berprestasi. Kehadiran NPCI sangat vital dalam membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi juara. Kami akan terus mendukung, baik melalui kebijakan maupun penyediaan sarana yang ramah disabilitas," tegas dr. Neni dalam sambutannya.

Dukungan lintas sektor juga terlihat nyata dengan kehadiran:

  • Akhmad Suharto, M.Si (Pj Sekda Bontang)

  • Abdu Safa Muha (Kadisdikbud Kota Bontang)

  • Jajaran pengurus NPCI Provinsi Kalimantan Timur.

Kehadiran Kadisdikbud secara khusus menjadi angin segar bagi upaya penjaringan bibit atlet muda potensial dari jenjang sekolah (SLB) agar regenerasi atlet paralimpiade di Bontang tetap terjaga.

Visi Strategis: Profesionalisme dan Kemandirian

Dalam pidato pelantikannya, Iwan Purnomo, S.Pd menekankan bahwa periode kedua kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan sport science dan peningkatan kesejahteraan atlet melalui prestasi.

"Terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas kami ke depan semakin berat, terutama dalam mempertahankan dan meningkatkan raihan medali di tingkat Provinsi maupun Nasional. Kami ingin NPCI Bontang bukan hanya sekadar wadah olahraga, tapi keluarga yang mampu mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas melalui prestasi dunia," ujar Iwan.

Momen Halal Bihalal: Inklusivitas dalam Kebersamaan

Acara pelantikan ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan Halal Bihalal NPCI Kota Bontang Tahun 2026. Suasana kekeluargaan terasa sangat kental ketika para pengurus, pejabat pemerintah, dan para penyandang disabilitas se-Kota Bontang berbaur dalam satu ruangan.

Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto, memuji kekompakan komunitas di Bontang. Ia berharap sinergi antara NPCI dan Pemkot Bontang bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Kalimantan Timur dalam hal pembinaan atlet paralimpiade yang terukur dan berkesinambungan.

Menatap Kalender Kompetisi 2026

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, NPCI Bontang dijadwalkan akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun kalender pelatihan daerah (Pelatda) mandiri. Fokus utama dalam waktu dekat adalah mempersiapkan atlet untuk seleksi kejuaraan tingkat provinsi dan nasional yang akan berlangsung di paruh kedua tahun 2026.

Penutupan acara ditandai dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antara Walikota dengan para atlet. Senyum optimistis terpancar dari wajah para pejuang olahraga disabilitas ini, menandakan harapan baru bagi masa depan olahraga inklusif di Kota Bontang.